BIDIK PERISTIWA,2 MARET 2026 - Pemerintah China kembali menegaskan bahwa hubungan persahabatan tradisional antara Beijing dan Teheran tetap menjadi fondasi penting dalam kebijakan luar negeri China. Dalam pernyataan resmi yang dirilis melalui media pemerintah China, Menteri Luar Negeri Wang Yi menyampaikan bahwa China mendukung Iran dalam menjaga kedaulatan, keamanan, integritas teritorial, serta martabat nasionalnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Wang Yi saat melakukan pembicaraan melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Iran, Seyed Abbas Araghchi, pada hari Senin tanggal 2 Maret waktu Beijing. Dalam percakapan tersebut, Wang Yi menegaskan bahwa Beijing sangat menghargai hubungan historis kedua negara yang telah terjalin selama puluhan tahun dan menilai kemitraan tersebut sebagai bagian penting dari stabilitas kawasan.
China juga menegaskan dukungannya terhadap hak Iran untuk melindungi kepentingan nasionalnya, sekaligus menolak tekanan eksternal yang dinilai dapat mengganggu stabilitas negara tersebut. Sikap ini sejalan dengan prinsip kebijakan luar negeri China yang konsisten mengedepankan non-intervensi dan penyelesaian konflik melalui dialog diplomatik.
Pernyataan ini muncul di tengah meningkatnya dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah. Beijing dalam beberapa kesempatan juga menyerukan agar semua pihak menghormati kedaulatan negara dan menempuh jalur diplomasi guna mencegah eskalasi lebih lanjut.
Analis internasional menilai langkah diplomatik China ini menunjukkan upaya Beijing untuk memperkuat perannya sebagai aktor global dalam menjaga stabilitas kawasan, sekaligus mempertegas hubungan strategis jangka panjang dengan Iran.(red)










LEAVE A REPLY