SABTU, 14 MAR 2026, 11:24:00
Ruang Tengah Politik
Headline
● BBM Naik Lagi: Antara Realitas Global dan Kegagalan Melindungi Daya Beli ● “Tapak Candi Jogja: Menyusuri Warisan Leluhur, Menemukan Kebahagiaan Baru” ● SIAPA SEBENARNYA YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB? HILANGNYA DANA UMAT 28 M ● Dua Potongan, Satu Narasi? Membaca Ahok dan JK di Antara Potongan Video dan Kepentingan Publik ● Ketika Mesin Mulai Berkehendak: Ancaman Senyap Cyborg atas Masa Depan Manusia ● Bayang-Bayang Rp5 Miliar: Antara Klarifikasi, Tuduhan, dan Kepercayaan Publik ● Ijasah Jokowi: Polemik Elit, Untung-Rugi Rakyat di Baliknya ● Retorika Kiamat dan Politik Ketakutan: Membaca Pesan Kontroversial Donald J. Trump ● “Reshuffle yang Dirahasiakan: Strategi Politik atau Krisis Kepercayaan?” ● Komunikasi Lumpuh, Ribuan Mengungsi: Bencana Beruntun Hantam Halmahera Barat dan Utara ● Premanisme Jalanan: Alarm Keras bagi Wajah Hukum di Yogyakarta ● MESIN BISNIS TANPA MANUSIA? Ketika Agentic AI Mulai Mengambil Alih Dunia Usaha ● 📰 IKN: Megaproyek Tanpa Nyawa? ● 🔥 Prediksi Panas Final FIFA Series 2026: Indonesia vs Bulgaria — Garuda Siap Menggigit! ● “Gratis Itu Ilusi: Ketika Kreativitas Dipaksa Tanpa Nilai” ● BBM Naik Hari Ini! Rakyat Ditekan, Dunia Bergejolak ● 📰 EDITORIAL: Air Keras untuk Aktivis, Dingin untuk Keadilan ● 📰 ARUS BALIK INDONESIA MEMUNCAK: Antara Tradisi, Tekanan Infrastruktur, dan Perlombaan Melawan Waktu ● Menapak Jejak Peradaban: “Tapak Candi Fun Walk #3” Satukan Generasi dalam Semangat Sehat dan Budaya ● Jalanan Jogja Masih Macet, Arus Wisatawan Belum Surut ● BBM Naik Lagi: Antara Realitas Global dan Kegagalan Melindungi Daya Beli ● “Tapak Candi Jogja: Menyusuri Warisan Leluhur, Menemukan Kebahagiaan Baru” ● SIAPA SEBENARNYA YANG HARUS BERTANGGUNG JAWAB? HILANGNYA DANA UMAT 28 M ● Dua Potongan, Satu Narasi? Membaca Ahok dan JK di Antara Potongan Video dan Kepentingan Publik ● Ketika Mesin Mulai Berkehendak: Ancaman Senyap Cyborg atas Masa Depan Manusia ● Bayang-Bayang Rp5 Miliar: Antara Klarifikasi, Tuduhan, dan Kepercayaan Publik ● Ijasah Jokowi: Polemik Elit, Untung-Rugi Rakyat di Baliknya ● Retorika Kiamat dan Politik Ketakutan: Membaca Pesan Kontroversial Donald J. Trump ● “Reshuffle yang Dirahasiakan: Strategi Politik atau Krisis Kepercayaan?” ● Komunikasi Lumpuh, Ribuan Mengungsi: Bencana Beruntun Hantam Halmahera Barat dan Utara ● Premanisme Jalanan: Alarm Keras bagi Wajah Hukum di Yogyakarta ● MESIN BISNIS TANPA MANUSIA? Ketika Agentic AI Mulai Mengambil Alih Dunia Usaha ● 📰 IKN: Megaproyek Tanpa Nyawa? ● 🔥 Prediksi Panas Final FIFA Series 2026: Indonesia vs Bulgaria — Garuda Siap Menggigit! ● “Gratis Itu Ilusi: Ketika Kreativitas Dipaksa Tanpa Nilai” ● BBM Naik Hari Ini! Rakyat Ditekan, Dunia Bergejolak ● 📰 EDITORIAL: Air Keras untuk Aktivis, Dingin untuk Keadilan ● 📰 ARUS BALIK INDONESIA MEMUNCAK: Antara Tradisi, Tekanan Infrastruktur, dan Perlombaan Melawan Waktu ● Menapak Jejak Peradaban: “Tapak Candi Fun Walk #3” Satukan Generasi dalam Semangat Sehat dan Budaya ● Jalanan Jogja Masih Macet, Arus Wisatawan Belum Surut
MESIN BISNIS TANPA MANUSIA? Ketika Agentic AI Mulai Mengambil Alih Dunia Usaha
Teknologi JIM + AI - 08:11:00, 01 Apr 2026

MESIN BISNIS TANPA MANUSIA? Ketika Agentic AI Mulai Mengambil Alih Dunia Usaha

MESIN BISNIS TANPA MANUSIA? Ketika Agentic AI Mulai Mengambil Alih Dunia Usaha

YOGYAKARTA — Sebuah toko online beroperasi 24 jam. Ia mencari produk tren, menulis deskripsi, menjalankan iklan, menjawab pelanggan, hingga menghitung laba tanpa satu pun karyawan manusia yang aktif bekerja. Ini bukan fiksi ilmiah. Ini adalah wajah baru bisnis di era Agentic AI. Teknologi kecerdasan buatan kini tidak lagi sekadar alat bantu. Ia telah berevolusi menjadi “agen” yang mampu mengambil keputusan, mengeksekusi tugas, dan belajar dari hasilnya sendiri. Baca selengkapnya
“Gratis Itu Ilusi: Ketika Kreativitas Dipaksa Tanpa Nilai”
Teknologi JIM + AI - 17:53:00, 30 Mar 2026

“Gratis Itu Ilusi: Ketika Kreativitas Dipaksa Tanpa Nilai”

“Gratis Itu Ilusi: Ketika Kreativitas Dipaksa Tanpa Nilai” 

Di ruang sidang itu, bukan hanya seorang videografer yang diadili tetapi juga cara kita memandang nilai sebuah karya. Selama ini, publik sering menganggap pekerjaan kreatif seperti membuat video, menyusun ide, hingga proses editing sebagai sesuatu yang “bisa dikerjakan siapa saja”. Baca selengkapnya
Kalender Hari Ini
-
-
00:00:00

Pilihan Editor

Indeks →
Ruang Tengah Politik