Ketua DPRD Batola ikut pelatihan nasional di Magelang

Nasional 18 Apr 2026 05:30 2 min read 1 views By ahim /jbn

Share berita ini

Ketua DPRD Batola ikut pelatihan nasional di Magelang
Sejumlah Ketua DPRD sedang sedang mengikuti kursus pemantapan pimpinan daerah di lemhanas

jbn, MAGELANG , Sejumlah kepala dewan perwakilan rakyat daerah dari seluruh penjuru Indonesia berkumpul di Akademi Militer Magelang pada tanggal 15–19 April 2026 untuk mengikuti Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah yang diselenggarakan Lembaga Ketahanan Nasional RI.

 

Di antara peserta tersebut adalah Ketua DPRD Barito Kuala, Ayu Dyan Liliana Sari Wiryono. Acara ini dirancang sebagai ruang bersatu dan berbagi pandangan, di tengahnya semakin menambah beragam tantangan yang dihadapi dalam proses pembangunan di berbagai wilayah.

 

Melalui pertemuan ini, para peserta mendapat kesempatan untuk mempertajam cara pandang dalam memimpin, terutama dalam menyelesaikan masalah di mana kebijakan dari pemerintah pusat sering kali belum sepenuhnya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi di daerah.

 

Dalam keterangannya pada Jumat, 17 April 2026, Ayu menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki nilai yang besar.

 

“Ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan kemampuan memimpin dan menambah wawasan tentang persatuan dan kesatuan bangsa,” jelasnya. 

 

Selain berbagi pemahaman serupa mengenai arah pembangunan, acara ini juga berfungsi untuk mempererat hubungan antar daerah.

 

Menurut pandangan yang berkembang dalam pertemuan tersebut, tugas lembaga legislatif daerah tidak hanya terbatas pada penyusunan peraturan daerah, pengawasan, dan penyusunan anggaran, tetapi juga harus dapat menyesuaikan diri dengan perubahan kebijakan yang terjadi di tingkat nasional.

 

Ayu menambahkan bahwa materi yang dibahas, mulai dari cara memimpin yang efektif hingga rencana pengembangan wilayah, akan menjadi bekal yang sangat berguna untuk memahami dan mematuhi kebijakan yang ditetapkan pemerintah pusat.

 

 “Ikut serta dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kami didorong untuk tidak hanya bekerja sesuai aturan yang ada, tetapi juga bergerak lebih jauh dari itu,” jelasnya.

Ayu juga menekankan bahwa karena permasalahan di daerah semakin beragam dan saling berkaitan, maka cara memimpin yang diterapkan harus lebih terencana dan mempertimbangkan berbagai aspek.

 

Harapannya, apa yang diperoleh dalam kegiatan ini bisa diubah menjadi kebijakan yang langsung memberi manfaat bagi warga.

 

 “Semoga setelah mengikuti rangkaian kegiatan ini dengan kondisi fisik dan pikiran yang siap, kami dapat menjalankan tugas dan kepercayaan yang diberikan masyarakat dengan lebih baik, serta turut mendukung terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan,” tutupnya.**

journal banua news