BANDUNG,10 MARET 2026 – Profesi advokat bukan sekadar pekerjaan yang menghasilkan penghasilan, melainkan memiliki peran mendasar dalam membangun masyarakat yang adil dan negara hukum yang kuat. Di era yang penuh tantangan ini, advokat dipanggil untuk menjadi agen perubahan yang membawa harapan bagi mereka yang terpinggirkan, sekaligus menjawab dinamika teknologi dan kebutuhan pembangunan nasional.
Ini adalah pesan penting yang disampaikan oleh H. Yovie MS, SH., M.Si – pakar hukum nasional sekaligus Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) – dalam wawancara khusus yang bertujuan mengedukasi masyarakat mengenai peran dan tanggung jawab profesi advokat di Indonesia.
AKSES HUKUM UNTUK SEMUA: JALAN MENCAPAI KEADILAN YANG MERATA
Banyak dari kita mungkin tidak menyadari bahwa kesenjangan akses hukum adalah masalah serius yang menghambat terwujudnya keadilan bagi seluruh rakyat. Menurut H. Yovie, masyarakat berpenghasilan rendah, penduduk di daerah terpencil, kelompok perempuan, penyandang disabilitas, dan masyarakat adat seringkali tidak mampu membayar jasa advokat profesional, sehingga mereka harus menghadapi masalah hukum tanpa bantuan yang memadai.
"Bayangkan jika Anda atau keluarga Anda menghadapi masalah hukum tapi tidak punya uang untuk membayar advokat. Bagaimana Anda akan mengikuti proses hukum yang kompleks? Inilah yang terjadi pada jutaan orang di Indonesia. Kesenjangan ini bukan hanya tidak adil, tapi juga dapat membuat masalah kecil menjadi besar dan menyebabkan konflik yang tidak perlu," jelasnya dengan bahasa yang mudah dipahami.
Apa yang harus diketahui masyarakat:
- Hak untuk mendapatkan bantuan hukum – Setiap orang berhak mendapatkan bantuan hukum jika tidak mampu membayar, sesuai Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011
- Pusat Bantuan Hukum (PBH)DPN PERADI – Tersedia di seluruh Indonesia untuk memberikan layanan hukum gratis bagi yang berhak
- Program "Advokat ke Desa" – Akan diluncurkan untuk menjangkau masyarakat di pelosok negeri, sehingga mereka tidak perlu jauh-jauh datang ke kota untuk mendapatkan bantuan hukum
- Akses hukum adalah dasar demokrasi – Ketika semua orang dapat mengakses hukum, maka keadilan dapat dirasakan oleh semua lapisan masyarakat
TEKNOLOGI DAN HUKUM: MEMAHAMI PERUBAHAN UNTUK MENINGKATKAN LAYANAN
Perkembangan teknologi telah mengubah cara kita hidup, termasuk dalam dunia hukum. Kasus-kasus baru seperti kejahatan siber, masalah data pribadi, dan transaksi bisnis daring semakin banyak terjadi, sehingga advokat harus terus belajar dan mengikuti perkembangan zaman.
"Tidak hanya advokat yang perlu beradaptasi, masyarakat juga perlu memahami bahwa teknologi dapat menjadi alat untuk mempermudah akses hukum. Misalnya, nantinya kita bisa melakukan konsultasi hukum secara daring, mengajukan klaim melalui platform digital, atau mengakses informasi hukum dengan lebih mudah," paparnya.
Penting untuk dipahami:
- Musyawarah Nasional DPN PERADI tahun 2026 – Akan fokus pada tema DPN PERADI Pelopor Transformasi Digital Profesi Advokat' untuk mempersiapkan advokat menghadapi era digital
- Pusat Kompetensi Teknologi Hukum – Akan dibentuk untuk memberikan pelatihan dan sumber informasi bagi advokat dan masyarakat mengenai hukum digital
- Keamanan data adalah prioritas – Ketika menggunakan layanan hukum daring, pastikan Anda memilih platform yang aman dan terpercaya untuk melindungi informasi pribadi Anda
- Teknologi bukan menggantikan advokat – Melainkan alat yang membantu advokat memberikan layanan yang lebih cepat dan efisien
INTEGRITAS ADVOKAT: MENGAPA HAL INI PENTING UNTUK MASYARAKAT
Integritas adalah pondasi utama dari profesi advokat. Tanpa integritas, masyarakat tidak akan mempercayai sistem hukum, dan keadilan akan sulit tercapai. H. Yovie menjelaskan bahwa advokat tidak hanya bekerja untuk kepentingan klien, tetapi juga untuk menjaga nilai-nilai keadilan dan kebenaran.
"Ketika Anda memilih advokat, pastikan Anda memilih yang memiliki integritas dan mengikuti aturan etika profesi. Advokat yang baik akan selalu menjunjung tinggi kebenaran, bahkan jika itu tidak menguntungkan secara materi. Ini adalah hal yang membuat profesi advokat menjadi mulia," tegasnya.
Panduan bagi masyarakat:
- Kode Etik Advokat – Menetapkan standar perilaku yang harus diikuti oleh setiap advokat, termasuk kerahasiaan informasi klien dan penghindaran konflik kepentingan
- Dewan Disiplin DPN PERADI – Berfungsi untuk menindaklanjuti keluhan terhadap advokat yang tidak menjalankan tugasnya dengan benar
- Cara memilih advokat yang tepat – Periksa kredensial, cari referensi, dan pastikan Anda merasa nyaman serta diperlakukan dengan hormat
- Peran masyarakat dalam menjaga integritas – Laporkan jika Anda menemukan praktik hukum yang tidak benar atau tidak etis, karena ini membantu menjaga kepercayaan pada sistem hukum
ADVOKAT DALAM PEMBANGUNAN NEGARA: LEBIH DARI HANYA DI RUANG SIDANG
Banyak orang mengira advokat hanya bekerja di pengadilan, padahal peran mereka jauh lebih luas. Advokat juga berperan penting dalam menyusun kebijakan negara, melindungi lingkungan hidup, memperjuangkan hak-hak pekerja, dan mendukung perkembangan usaha kecil dan menengah (UMKM).
"Advokat berperan dalam memastikan bahwa pembangunan negara berjalan sesuai dengan hukum dan tidak merugikan masyarakat. Kita membantu menyusun peraturan yang adil, melindungi hak-hak masyarakat dari eksploitasi, dan memastikan bahwa setiap keputusan yang diambil adalah berdasarkan prinsip keadilan," jelasnya.
Peran advokat dalam kehidupan berbangsa:
- Menyusun kebijakan publik – Tim ahli hukum dari DPN PERADI akan membantu pemerintah menyusun undang-undang yang baik dan bermanfaat bagi masyarakat
- Melindungi lingkungan – Advokat membantu menangani kasus hukum lingkungan dan memastikan pengelolaan sumber daya alam yang bertanggung jawab
- Mendukung UMKM – Memberikan layanan hukum yang terjangkau bagi pengusaha kecil untuk membantu mereka berkembang dan tumbuh
- Pemberantasan korupsi – Berkolaborasi dengan penegak hukum lainnya untuk memerangi korupsi yang merusak pembangunan dan keadilan
- Pemulihan pasca-bencana – Memberikan bantuan hukum bagi korban bencana untuk mendapatkan hak dan bantuan yang mereka butuhkan
VISI DPN PERADI UNTUK MASA DEPAN: MEMBANGUN PROFESI ADVOKAT YANG BERKONTRIBUSI BESAR BAGI NEGARA
Untuk menjawab tantangan masa depan, DPN PERADI telah menetapkan lima pilar kerja strategis yang tidak hanya meningkatkan kualitas profesi advokat, tetapi juga memberikan manfaat yang nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia:
1. Akses hukum yang inklusif – Semua orang, tanpa memandang latar belakang ekonomi atau tempat tinggal, dapat mengakses layanan hukum yang berkualitas
2. Kapasitas profesional yang unggul – Advokat selalu mengikuti perkembangan hukum dan teknologi untuk memberikan layanan terbaik
3. Kolaborasi yang sinergis – Bekerjasama dengan semua pihak untuk menyelesaikan masalah hukum yang kompleks dan membangun negara yang lebih baik
4. Budaya hukum yang kuat – Meningkatkan kesadaran hukum masyarakat sehingga setiap orang dapat menghargai dan mematuhi hukum
5. Integritas yang tak tergoyahkan – Memastikan setiap advokat menjalankan tugasnya dengan kejujuran dan penuh tanggung jawab
"Kita berharap profesi advokat dapat menjadi bagian penting dari solusi untuk berbagai masalah yang dihadapi bangsa. Advokat harus menjadi agen perubahan yang membawa harapan, keadilan, dan kebenaran bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena ketika sistem hukum berjalan dengan baik, maka negara kita akan lebih adil dan sejahtera," pungkasnya dengan penuh harapan.(red)









LEAVE A REPLY