Home Kabar Daerah Dugaan Penipuan Bantuan Yayasan di Lombok Tengah, H. Saharudin Sampaikan Kasus Suhaidi yang Menghilang

Dugaan Penipuan Bantuan Yayasan di Lombok Tengah, H. Saharudin Sampaikan Kasus Suhaidi yang Menghilang

100
0
SHARE
Dugaan Penipuan Bantuan Yayasan di Lombok Tengah, H. Saharudin Sampaikan Kasus Suhaidi yang Menghilang

TARGET PERISTIWA LOMBOK TENGAH – H. Saharudin, pengurus Yayasan Majlis Raudatul Amanah yang berbasis di Dusun Dasan Baru, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, menyampaikan dugaan kasus yang melibatkan janji bantuan tidak terealisasi. Menurutnya, dirinya dan yayasan berada dalam kondisi sulit setelah janji bantuan yang diberikan oleh Suhaidi tidak pernah terlaksana.

Dalam kesempatan menyampaikan informasi terkait permasalahan ini, H. Saharudin menjelaskan bahwa Suhaidi telah memberikan janji bantuan kepada yayasan, namun hingga kini tidak ada tindakan nyata untuk mewujudkannya. Lebih dari itu, dalam rangka proses yang berkaitan dengan janji bantuan tersebut, satu unit mobil Avanza warna hitam beserta Bukti Pengendalian Kendaraan Bermotor (BPKB) telah diserahkan kepada pihak keuangan terkait oleh Suhaidi, dengan nilai yang diperkirakan mencapai sekitar Rp70 juta.

Keberadaan Suhaidi Tak Diketahui, Sudah Tidak Ditemukan Sejak Permasalahan Muncul

H. Saharudin menyampaikan bahwa keberadaan Suhaidi kini tidak dapat dipastikan. Terduga pelaku tersebut dikabarkan tidak berada di rumahnya dan telah menghilang sejak permasalahan ini mencuat ke permukaan.

"Saya telah berusaha mencari keberadaan Suhaidi berkali-kali, namun hingga saat ini belum pernah berhasil menemukannya. Ia tampaknya menghilang tanpa jejak semenjak masalah ini muncul," ucap H. Saharudin.

Upaya Mediasi Berulang Kali Tidak Memberikan Kepastian

Sebelum menyampaikan permasalahan ini secara luas, H. Saharudin telah melakukan berbagai upaya mediasi. Ia telah menghubungi pihak kepala dusun hingga kantor Desa Beraim untuk mencari jalan keluar damai, namun tidak satu pun upaya tersebut menghasilkan kepastian yang jelas untuk menyelesaikan masalah.

"Saya telah melakukan mediasi dengan berbagai pihak terkait, mulai dari tingkat kepala dusun hingga ke kantor desa. Namun sayangnya, tidak ada hasil yang memuaskan dan tidak memberikan kepastian apapun bagi kami di yayasan," jelasnya.

Pihak Yayasan Mengharapkan Kejelasan Terkait Kasus Ini

H. Saharudin menyampaikan harapan bahwa permasalahan yang dihadapi yayasan dapat segera mendapatkan kejelasan. Pihak yayasan berharap agar dapat mengetahui status resmi terkait janji bantuan yang tidak terealisasi serta kondisi mobil yang telah diserahkan sebagai bagian dari proses tersebut.

"Kami hanya berharap mendapatkan kejelasan terkait dengan apa yang telah terjadi. Bantuan yang dijanjikan sangat dibutuhkan oleh yayasan untuk menjalankan program-program kami yang bertujuan untuk membantu masyarakat sekitar," pungkas H. Saharudin.

Sampai saat ini, belum ada informasi mengenai keberadaan Suhaidi maupun tanggapan dari pihak terkait yang berkepentingan dengan permasalahan ini.

(H. Sujayadi)