Home Daerah Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Pantau Pembangunan Dapur MBG Muhammadiyah di Batubara, Dorong Impleme

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Pantau Pembangunan Dapur MBG Muhammadiyah di Batubara, Dorong Impleme

38
0
SHARE
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Pantau Pembangunan Dapur MBG Muhammadiyah di Batubara, Dorong Impleme

WARTALINTASBATAS.MY.ID, BATUBARA — Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI H. Sugiat Santoso, SE., MSP melakukan peninjauan langsung terhadap pembangunan dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Muhammadiyah di Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara, Sabtu (28/2/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap pelaksanaan program strategis nasional di daerah.

Dalam kesempatan itu, Sugiat menegaskan pentingnya memastikan implementasi program MBG berjalan sesuai prinsip akuntabilitas, efektivitas, serta tepat sasaran sebagaimana diamanatkan dalam kebijakan pemerintah terkait penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi anak. Ia menyebut wilayah pesisir menjadi salah satu kawasan prioritas karena faktor akses dan tantangan sosial-ekonomi.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan seperti Muhammadiyah menjadi elemen penting dalam memperluas jangkauan program. “Kami mengapresiasi kontribusi Muhammadiyah dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional. Kolaborasi ini diharapkan berjalan transparan, terukur, dan memberi manfaat nyata bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah Pimpinan Cabang Muhammadiyah Tanjung Tiram Batubara, E. Rizaldi Piliang, menyampaikan bahwa pembangunan dapur MBG telah memasuki tahap akhir dan ditargetkan rampung pada akhir Ramadan. Ia menjelaskan, fasilitas tersebut berada langsung di lingkungan sekolah sehingga distribusi makanan dapat dilakukan secara lebih efisien dan terkontrol.

Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari agenda nasional dalam meningkatkan kualitas generasi muda melalui intervensi gizi terstruktur. Kehadiran dapur MBG di Batubara diharapkan tidak hanya memperkuat pemenuhan gizi siswa, tetapi juga menjadi model pelaksanaan program berbasis kemitraan yang tetap mengedepankan tata kelola yang baik sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.(WLB/ REL)