Sebagai bagian dari proses evaluasi pembelajaran sekaligus salah satu syarat kelulusan bagi murid kelas XII, SMAN 10 Bekasi melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ). Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk melihat sejauh mana capaian belajar murid setelah menempuh proses pendidikan selama tiga tahun di jenjang sekolah menengah atas. Pelaksanaan asesmen ini tidak dilakukan secara sederhana, tetapi melalui rangkaian proses yang matang dan terencana. Para guru terlebih dahulu menyusun kisi-kisi soal yang mengacu pada capaian pembelajaran yang harus dikuasai oleh murid. Kisi-kisi ini menjadi pedoman agar soal yang disusun benar-benar merepresentasikan kompetensi yang telah dipelajari selama proses pembelajaran. Setelah itu, guru menyusun kartu soal sebagai bagian dari proses pengembangan instrumen asesmen yang sistematis. Kartu soal membantu memastikan bahwa setiap butir soal memiliki tujuan yang jelas, tingkat kesulitan yang terukur, serta relevan dengan materi pembelajaran. Proses ini menunjukkan bahwa setiap soal yang diujikan bukan dibuat secara sembarangan, melainkan melalui perencanaan akademik yang terstruktur. Tahap berikutnya adalah validasi soal, di mana butir-butir soal ditelaah kembali oleh tim guru untuk memastikan kualitas, kejelasan bahasa, serta kesesuaian dengan indikator pembelajaran. Melalui proses ini, soal yang digunakan dalam asesmen diharapkan memiliki kualitas yang baik, objektif, dan mampu mengukur kemampuan murid secara tepat. Soal-soal yang disusun juga mencakup capaian pembelajaran dari seluruh fase pembelajaran, sehingga asesmen ini benar-benar menggambarkan perjalanan belajar murid secara menyeluruh. Dengan demikian, hasil asesmen tidak hanya menjadi penilaian akhir, tetapi juga refleksi atas proses pembelajaran yang telah dilalui oleh murid selama berada di sekolah.
Melalui pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang ini, SMAN 10 Bekasi menegaskan komitmennya untuk menghadirkan proses evaluasi yang terencana, berkualitas, dan berorientasi pada pengukuran kompetensi secara menyeluruh. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi syarat administratif kelulusan, tetapi juga menjadi sarana bagi murid untuk menunjukkan kemampuan terbaik yang telah mereka bangun selama menempuh pendidikan di sekolah.





LEAVE A REPLY