Home Daerah Resmi! Logo Kota Dumai ke-27 Diluncurkan: Sinergi Tradisi Melayu dan Visi Modernitas

Resmi! Logo Kota Dumai ke-27 Diluncurkan: Sinergi Tradisi Melayu dan Visi Modernitas

Logo Hari Jadi Kota Dumai Ke-277

42
0
SHARE
Resmi! Logo Kota Dumai ke-27 Diluncurkan: Sinergi Tradisi Melayu dan Visi Modernitas

Keterangan Gambar : Pemenang Lomba Logo Hari Jadi Kota Dumai Ke-27

Dumai (kotadumai.my.id) – Menyongsong perayaan hari jadi Kota Dumai yang ke-27 pada tahun 2026, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfotiksan) secara resmi mengumumkan hasil Lomba Desain Logo yang telah dipiloh pemenangnya. Dari ratusan karya yang masuk, desain milik Agus Istianto, seorang desainer asal Yogyakarta, terpilih sebagai Pemenang Utama.

Wali Kota Dumai, H. Paisal, SKM., MARS dalam keterangannya menyampaikan bahwa pemilihan logo ini bukan sekadar urusan estetika visual. Lebih dari itu, logo ini merupakan manifestasi semangat pembangunan dan penghormatan terhadap akar budaya Melayu di tanah Dumai.

"Desain ini adalah representasi dari khidmat kita. Logo karya Agus Istianto terpilih karena kedalaman maknanya yang apik dapat memvisualisasikan tema besar kita: SDM Unggul, Infrastruktur Berkelanjutan," ujar Walikota dengan penuh optimisme.

Bedah Filosofi: Makna di Balik Angka 27

Logo pemenang utama menampilkan modifikasi angka 2 dan 7 yang menyatu secara dinamis. Terdapat beberapa elemen kunci yang menjadi alasan kuat terpilihnya desain ini:

• Warna Biru dan Emas: Melambangkan profesionalitas pemerintah dalam bekerja (biru) dan kemakmuran serta kejayaan sumber daya alam yang melimpah (emas).

• Ornamen Tanjak: Sebagai identitas budaya Melayu yang melambangkan kehormatan dan kepemimpinan.

• Tetesan Minyak: Sebuah nod (penghormatan) terhadap identitas Dumai sebagai kota industri minyak dan CPO yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

• Daun Tumbuh dan Panah Melesat: Simbolisasi dari pertumbuhan Sumber Daya Manusia (SDM) dan percepatan pembangunan infrastruktur menuju Kota Idaman.

Persaingan Kreativitas yang Ketat

Lomba kali ini mencatatkan partisipasi yang luar biasa dari desainer lokal maupun nasional. Posisi kedua (Juara 2) diraih oleh Jaffri yang mengusung konsep liuk Kain Songket Melayu dengan sentuhan huruf Arab Melayu yang elegan. 

Sementara posisi ketiga (Juara 3) ditempati oleh Bambang P yang menonjolkan bentuk keris tradisional, ornamen selembayung, dan simbol ombak laut sebagai representasi potensi maritim Dumai.

Dengan ditetapkannya logo ini, Pemerintah Kota Dumai akan segera mendistribusikan panduan penggunaan logo (brand guidelines) kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan instansi terkait. Logo ini akan menghiasi seluruh kanal media sosial, baliho kota, hingga cinderamata resmi sepanjang rangkaian perayaan Hari Jadi Kota Dumai ke-27.

Masyarakat diajak untuk turut serta menyemarakkan perayaan ini sebagai bentuk rasa syukur atas perkembangan Kota Dumai yang kian pesat. Semangat yang diusung tetap satu: Bergerak maju dengan khidmat untuk kesejahteraan masyarakat.

(Navolino)