Wamenhaj RI Serahkan Secara Simbolis Daging Dam Jemaah Haji Indonesia untuk Palestina
Koran Bintan.com | JEDDAH — Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) RI Dahnil Anzar Simanjuntak menyerahkan secara simbolis paket daging dam (hadyu) jemaah haji Indonesia kepada rakyat Palestina melalui program Adahi saat berkunjung ke kantor Perwakilan Negara Palestina di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (3/6/2026).
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Konsul Jenderal Palestina Ehab Medhat Al-Kishawi beserta jajaran Konsulat Palestina. Hadir pula sejumlah pejabat Kementerian Haji dan Umrah RI serta Staf Teknis Urusan Haji di Jeddah.
Penyerahan bantuan itu merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar manfaat sosial ibadah haji Indonesia dapat dirasakan masyarakat Palestina yang hingga kini masih menghadapi situasi kemanusiaan yang berat.
"Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian yang besar terhadap perjuangan dan kondisi kemanusiaan rakyat Palestina. Beliau mengamanatkan agar manfaat dam jemaah haji Indonesia dapat diperluas untuk membantu saudara-saudara kita di Palestina. Karena itu, Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan Pemerintah Arab Saudi melalui program Adahi agar distribusi daging dam dapat menjangkau masyarakat Palestina," ujar Wamenhaj.
Dahnil menegaskan, ibadah haji tidak hanya memiliki dimensi ritual, tetapi juga mengandung nilai sosial yang memberikan manfaat bagi sesama.
"Haji mengajarkan ketakwaan, pengorbanan, sekaligus kepedulian. Karena itu kami ingin memastikan dam jemaah Indonesia tidak hanya sah secara syariat, tetapi juga memberikan kemanfaatan yang nyata bagi mereka yang membutuhkan. Semangat berbagi kepada rakyat Palestina adalah bagian dari nilai luhur yang terkandung dalam ibadah haji," kata Wamenhaj.
Menurutnya, Kementerian Haji dan Umrah RI tahun ini mendorong tata kelola dam yang lebih tertib, transparan, dan terdata sebagai bagian dari transformasi penyelenggaraan ibadah haji.
Langkah tersebut dilakukan agar pelaksanaan dam tidak hanya memenuhi ketentuan fikih, tetapi juga dapat dipastikan manfaatnya sampai kepada pihak yang berhak menerima.
Wamenhaj menjelaskan, keterlibatan program Adahi menjadi instrumen penting untuk memastikan proses penyembelihan, distribusi, hingga pelaporan berjalan profesional dan sesuai standar yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi.
Pada kesempatan itu, Dahnil juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Arab Saudi dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengelolaan dam jemaah haji Indonesia.
"Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi dan pengelola program Adahi yang telah memfasilitasi pengelolaan dan distribusi dam secara profesional. Kerja sama yang baik ini memungkinkan manfaat dam jemaah Indonesia dapat dirasakan secara lebih luas, termasuk oleh saudara-saudara kita di Palestina," ujarnya.
Sementara itu, Konsul Jenderal Palestina Ehab Medhat Al-Kishawi menyampaikan penghargaan kepada Pemerintah Indonesia, Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Haji dan Umrah RI, Pemerintah Arab Saudi, serta seluruh jemaah haji Indonesia atas kepedulian yang diberikan kepada rakyat Palestina.
"Kami menerima bantuan ini bukan hanya sebagai dukungan material, tetapi juga sebagai simbol persaudaraan yang tulus dari rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina. Di tengah berbagai tantangan yang kami hadapi, dukungan seperti ini memiliki makna yang sangat besar bagi masyarakat Palestina," ujarnya.
Al-Kishawi juga menyampaikan salam hormat dan rasa terima kasih dari rakyat Palestina kepada masyarakat Indonesia yang selama ini konsisten menunjukkan solidaritas dan dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina.
Penyerahan simbolis paket daging dam tersebut berlangsung hangat dan penuh semangat persaudaraan.
Momentum itu menjadi simbol eratnya hubungan Indonesia dan Palestina, sekaligus menegaskan bahwa ibadah haji tidak hanya berorientasi pada kesempurnaan ritual, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan kemanusiaan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Berdasarkan data Kementerian Haji dan Umrah RI hingga 2 Juni 2026, jumlah jemaah yang tercatat dalam rekapitulasi pembayaran dam mencapai 195.326 orang.
Sebanyak 135.367 jemaah membayar dam melalui program Adahi, 53.506 jemaah membayar dam di Tanah Air, dan 6.453 jemaah melaksanakan dam dengan berpuasa. Adapun jumlah jemaah haji ifrad tercatat sebanyak 4.084 orang.(han)
Related Articles