Menlu Malaysia Tertarik Buka Peluang Kerja Bagi Perawat Indonesia

IPOLEKSOS 04 Jun 2026 11:47 4 min read 32 views By Fadhsa

Share berita ini

Menlu Malaysia Tertarik Buka Peluang Kerja Bagi Perawat Indonesia
Menteri Luar Negeri RI Sugiono menerima kunjungan Menteri Luar Negeri Malaysia Mohamad Hasan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Koran Bintan.com | JAKARTA —  Menteri Luar Negeri Malaysia Dato’ Seri Utama Haji Mohamad Bin Haji Hasan, mengungkapkan ketertarikan negaranya untuk memperluas penempatan tenaga kerja Indonesia, khususnya di sektor kesehatan.

 

Hal tersebut disampaikannya dalam Pertemuan Kerjasama Bilateral Menteri Luar Negeri atau Joint Commission for Bilateral Cooperation, (JCBC) Malaysia – Indonesia Ke-17 yang dilaksanakan di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (4/6/2026).

 

Menurut Mohamad Hasan, salah satu isu yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah usulan dari Indonesia agar kesempatan kerja bagi tenaga kerja Indonesia di Malaysia diperluas ke lebih banyak sektor, salah satunya jabatan perawat.

 

Meski demikian, Hasan menjelaskan bahwa kebijakan terkait penambahan tenaga kerja asing, termasuk perawat Indonesia, berada di bawah kewenangan Kementerian Kesehatan Malaysia dan bukan Kementerian Luar Negeri.

 

"Itu akan kami bincangkan di peringkat kami kerana dia di luar bidang Kementerian Luar. Dia di bawah Kementerian Kesehatan," ujarnya.

 

Hasan menilai usulan perluasan penempatan perawat Indonesia merupakan gagasan yang positif. Menurutnya, keberadaan tenaga kesehatan Indonesia dapat memberikan kontribusi bagi penguatan layanan kesehatan di Malaysia.

 

"Tetapi saya berkeyakinan bahwa itu satu cadangan yang baik untuk kita, juga kebaikan kepada industri kesehatan Malaysia secara seluruhnya," ujar dia.

 

Pertemuan JCBC Ke-17 juga menjadi platform pengujian substantif ke arah Pertemuan tahunan (Annual Consultation) Ke-14, dimana Malaysia akan menjadi tuan rumah yang akan dilaksanakan pada bulan Agustus mendatang.

 

"Petemuan ini sekaligus mengukuhkan komitmen kedua-dua negara terhadap hubungan dua hala yang stabil, berpandangan ke hadapan dan saling menguntungkan," pungkas Hasan.

 

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Mohamad Hasan, yang akrab disapa Tok Mat. Ia menegaskan hubungan Indonesia dan Malaysia memiliki karakteristik yang lebih dalam dibandingkan sekadar hubungan diplomatik antarnegara.

 

"Hubungan antara Indonesia dan Malaysia merupakan sebuah hubungan yang lebih dalam daripada sekadar hubungan bilateral dua negara. Lebih dari itu, Indonesia dan Malaysia berbagi DNA, berbagi budaya, berbagi bahasa, perbatasan, dan banyak hal yang sama," kata Sugiono.

 

Menurutnya, kedekatan historis dan sosial tersebut menjadi modal penting untuk terus memperkuat kerja sama yang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat kedua negara.

 

"Oleh karena itu, pertemuan ini merupakan sebuah pertemuan yang penting dan strategis dalam rangka membawa manfaat dari semua potensi yang kita miliki bersama bagi sebesar-besarnya kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat dan kedua negara kita," ujarnya.

 

Sugiono mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut kedua pihak membahas sejumlah isu strategis yang menjadi perhatian bersama. Salah satunya adalah upaya meningkatkan hubungan ekonomi antara Indonesia dan Malaysia.

 

Selain itu, kedua menteri juga bertukar pandangan mengenai stabilitas kawasan di tengah berbagai tantangan geopolitik yang berkembang di tingkat regional maupun global.

 

"Pertemuan tadi juga sudah membahas banyak hal yang penting dalam rangka meningkatkan hubungan, baik ekonomi, kemudian stabilitas kawasan, kemudian perlindungan warga negara, dan juga hal-hal lain yang ada kaitannya dengan posisi strategis Indonesia-Malaysia dalam kerangka hubungan internasional yang lebih luas," tutur Sugiono.

 

Sugiono menjelaskan, Indonesia dan Malaysia selama ini memiliki hubungan yang erat dalam mobilitas tenaga kerja dan aktivitas lintas batas, sehingga koordinasi terkait perlindungan warga negara dinilai sangat penting.

 

Sugiono mengatakan kedua negara sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang menjadi perhatian bersama.

 

"Kami tadi sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dalam rangka meningkatkan kerja sama yang lebih luas di berbagai sektor. Kita juga mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan oleh tim dari Malaysia dan Indonesia dalam rangka menyelesaikan berbagai isu yang menjadi concern bersama," katanya.

 

Sugiono menyebut kedua negara memiliki kepentingan yang sama untuk menjaga kawasan tetap kondusif dan berperan aktif dalam berbagai forum internasional.

 

"Dan tentu saja upaya-upaya yang dilakukan oleh kedua negara dalam rangka menjaga stabilitas kawasan dan menjaga, turut serta dalam upaya-upaya mencapai perdamaian dunia," tandas dia.(han)

>>