Muslimat NU Kecam Keras Perusak Alam: Jangan Tunggu Bencana Datang!
Manado, Suluh Merdeka News – Kepedulian terhadap kelestarian lingkungan kembali disuarakan oleh Pengurus Pusat Muslimat NU. Sekretaris Dewan Pembina PP Muslimat NU, Sitti Aniroh, menyampaikan keprihatinan mendalam atas semakin maraknya kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Dalam wawancara khusus, Sitti Aniroh menegaskan bahwa banyak bencana alam yang terjadi saat ini tidak lepas dari aktivitas perusakan lingkungan yang dilakukan demi kepentingan ekonomi sesaat. Menurutnya, hasil kunjungan Muslimat NU ke wilayah Sumatera Barat dan Sumatera Utara menunjukkan kondisi yang sangat memprihatinkan. “Hutan dibabat seenaknya, banyak lubang bekas tambang menganga dan dipenuhi air serta lumpur. Ketika hujan deras datang, air meluap dan menghancurkan apa saja yang dilaluinya,” ujarnya. Ia menambahkan, tim Muslimat NU juga menemukan potongan kayu berukuran besar yang terseret hingga ke permukiman warga. Dampaknya, banyak rumah rusak dan korban jiwa berjatuhan akibat banjir dan longsor. Pada peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU, Sitti Aniroh mengajak seluruh pengurus wilayah dan cabang untuk berani menyuarakan penolakan terhadap perusakan lingkungan sebelum bencana terjadi. “Jangan menunggu semuanya hancur baru bersuara. Untuk kepentingan masyarakat banyak, jangan takut bersuara keras,” tegasnya. Muslimat NU mendesak pemerintah bertindak tegas terhadap para pelaku perusakan lingkungan. Mereka juga mengingatkan pentingnya pengawasan hutan di Sulawesi Utara agar tetap terjaga demi keselamatan generasi mendatang. (ML)
Related Articles