📰 IKN: Megaproyek Tanpa Nyawa?

Politik 31 Mar 2026 07:40 2 min read 98 views By JIM + AI

Share berita ini

📰 IKN: Megaproyek Tanpa Nyawa?
📰 IKN: Megaproyek Tanpa Nyawa?

Anggota DPR dari Fraksi PDI-P, Deddy Sitorus, mengusulkan agar pejabat tinggi negara mulai benar-benar berkantor di IKN, termasuk Wakil Presiden dan para menteri. Usulan ini disampaikan dalam rapat dengan Otorita IKN pada 30 Maret 2026.

💬 Komentar Kunci Deddy Sitorus Beberapa poin penting dari pernyataannya: Gedung di IKN sudah jadi, tapi belum dimanfaatkan optimal Ia menilai banyak fasilitas negara berisiko terbengkalai. Dorong pejabat segera pindah kerja ke IKN Termasuk Wakil Presiden dan kementerian sebagai simbol keseriusan. Usulan skema bertahap Dimulai dari pejabat level dirjen yang berkantor secara bergiliran. Soroti pemborosan anggaran Menurutnya, membiarkan gedung kosong tapi tetap dibiayai perawatan adalah tidak efisien. Pernyataan yang cukup tajam: 

“Jahat kita sama rakyat kalau barang sudah berdiri tapi tidak digunakan.”

🔍 Makna Politik & Kritik Tersirat Komentar ini sebenarnya bukan sekadar teknis, tapi punya pesan politik yang kuat:

  1. Kritik terhadap lambannya pemindahan ibu kota IKN sudah dibangun, tetapi aktivitas pemerintahan belum sepenuhnya berjalan.
  2. Tekanan pada pemerintah pusat Dorongan agar pejabat tinggi pindah adalah bentuk “pressure politik” agar proyek ini tidak mandek. 
  3. Isu efisiensi anggaran Di tengah isu penghematan (termasuk wacana WFH ASN), ia menyoroti potensi pemborosan jika IKN tidak segera digunakan. 

🧠 Kesimpulan Komentar Deddy Sitorus bisa dibaca sebagai: Alarm keras bahwa IKN jangan hanya jadi proyek fisik Dorongan percepatan realisasi fungsi pemerintahan Sekaligus kritik terhadap inkonsistensi kebijakan negara.JIM+AI

Ruang Tengah Politik